| by admin | No comments

Wanita Yang Terkena Tumor Otak Ini Awalnnya dikira Hanya Sakit FLu

Berita Terbaru – Dalam kurun waktu cuma empat bulan, Deeanna Carrera (26) dari Pomona, California kehilangan 13 kg berat badannya. Bukan lantaran diet, tetapi sebab hal yang tidak didapati yang pada akhirnya membawanya menderita tumor otak. Tidak hanya penurunan berat tubuh yang mencolok, Carrera alami beberapa gejala seperti flu. Awalannya pada bulan Oktober 2017, dia alami telinga berdenging serta bersin tiada henti. Dokter juga menyebutkan jika dia alami flu serta harus beristirahat.

Wanita Yang Terkena Tumor Otak Ini Awalnnya dikira Hanya Sakit FLu

Tetapi keadaannya tidak segera lebih baik. Mata kedutan, sakit kepala, dan penurunan berat tubuh mulai menyerang. Sampai Januari 2018, dia alami sakit kepala mengagumkan yang benar-benar menyiksa sepanjang empat hari. Bukan itu saja, dia tetap merasakan kebingungan serta bicara melantur. Tidak lama, pandangan Carrera mulai kabur sampai tidak dapat lihat dibarengi mual yang cukup kronis. Carrera juga ke rumah sakit, dokter menjelaskan keadaannya bukan flu, tetapi dia hamil.

“Saya geram serta jengkel sebab saya tahu saya tidak hamil,” tuturnya diambil dari Daily Mail. Sesudah dicheck, Carrera juga tidak hamil. Tetapi dokter kembali lagi menganggap cuma diserang flu walau sebenarnya Carrera rasakan sakit yang mengagumkan sampai tidak dapat bergerak. “Saya takut sebab saya tidak paham harus melakukan perbuatan apa serta rasa sakit ini makin kronis. Saya tahu ada yang salah dengan diriku, tapi saya tidak menyerah,” papar Carrera.

Pada 5 Februari 2018, dokternya juga mengirim hasil CT scan yang menunujukkan jika dia menderita tumor otak. Carrera juga selekasnya dibawa ke rumah sakit lain untuk operasi tumor otak yang tumbuh di saraf pendengaran serta keseimbangannya. “Sesaat selanjutnya, dokter kembali serta mohon maaf kepadaku serta saya dibawa ke rumah sakit lain dimana mereka mengatasi tumor otakku,” papar Carrera. Dokter yang mengatasi tumor otaknya juga menjelaskan jika semua keadaan yang dirasakannya adalah tanda-tanda dari tumor otak yang dipunyainya. Carrera juga lega tahu sebab dia merasakan tidak edan sampai kini.

Tumor otaknya diangkat pada 12 Februari 2018 serta dirawat di rumah sakit sepanjang satu bulan. Sesudah operasi, bagian kanan mukanya lumpuh serta dia harus jalani elektroterapi untuk merangsang otot-otot saraf mukanya. Carrera juga harus belajar bicara, makan, berjalan, serta kegiatan yang lain . “Jangan kira sepele hidupmu sebab apa pun dapat berlangsung pada siapa saja serta setiap saat. Lalui hidup serta jangan sampai biarlah siapa saja membuat kamu merasakan jelek sebab lakukan yang paling baik untuk diri kita atau apa yang membuat kamu bahagia,” pungkasnya. .

Leave a Reply