| by admin | No comments

Perihal Temuan Desa Fiktif Mendes Bantah Dengan Beberapa Bukti

Berita Terbaru – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi ( Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menjelaskan, faksinya tidak temukan terdapatnya ” desa siluman” alias desa fiktif yang terakhir ramai dibicarakan. Dia menyanggah jika ada desa yang tidak berpenduduk serta menyengaja dibuat untuk terima kucuran dana desa dari Kementerian Keuangan.

Perihal Temuan Desa Fiktif Mendes Bantah Dengan Beberapa Bukti

“Semenjak awal telah kami sebutkan jika dari persepektif Kemendes tidak diketemukan terdapatnya desa yang disebut itu,” kata Abdul waktu didapati di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019). Cerita tentang desa fiktif itu ada sebelumnya setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani ungkap munculnya desa-desa baru tidak berpenduduk, pasca-pemerintah mengucurkan dana desa.

Abdul Halim malah kembali bertanya pengertian dari desa fiktif tersebut. Menurutnya, di antara satu kementerian dengan kementerian lainnya harus punyai sudut pandang yang sama tentang kejadian desa fiktif.

“Apa sich yang disebut dengan (desa) hantu? Apakah yang dimaksud desa siluman? Apakah yang dimaksud desa fiktif dan sebagainya?” kata Abdul Halim. “Jadi kita harus imbangi persepsi dahulu, sebab dari persepektif data-data yang komplet di Kemendes, kami tidak dapatkan (desa fiktif),” tutur ia.

Abdul Halim memberikan tambahan, faksinya punyai laporan yang komplet berkaitan pembangunan desa dari sekian waktu. Laporan itu terhitung, desa-desa yang terima kucuran dana dari Kementerian Keuangan. Ia juga terbuka kalau ada faksi yang ingin lihat laporan pembangunan desa itu.

Selanjutnya, dia minta semua pihak bisa memperbedakan di antara saluran dana desa yang memiliki masalah sebab kepala wilayah, dengan pengistilahan desa fiktif. “Harus dibedakan (masalah) pemakaian dana desa. ‘Loh kan ada itu kades yang terkena masalah hukum’. Itu kan pemakaian desa yang kurang cocok bukan desanya fiktif, demikian saja,” kata Halim.

Awalnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengutarakan munculnya desa-desa baru imbas terdapatnya kucuran dana desa. Serta, berdasar laporan yang ia terima, banyak desa baru tidak berpenduduk yang dibuat supaya bisa mendapatkan kucuran dana desa dengan teratur setiap tahun.

“Kami dengar beberapa input sebab terdapatnya transfer ajeg dari APBN hingga saat ini ada desa-desa baru yang serta tidak ada penduduknya, cuma untuk dapat memperoleh (dana desa),” tutur Sri Mulyani di muka anggota Komisi XI DPR, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Leave a Reply