| by admin | No comments

Seputur Pesangon Dan Asuransi Dalam Omnibus Law

Berita Terbaru – Bagi teman teman atau para pembaca yang menantikan RUU Cipta Lapangan Kerja nampaknnya akan sedikit berbahagia. Pasalnnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerangkan, RUU Cipta Lapangan Kerja telah masuk step finalisasi. Minimal pada minggu ini draft perancangan undang-undang sapu jagat itu selesai serta dapat diberikan ke DPR minggu kedepan. Airlangga juga menjelaskan, faksinya sudah mengakhiri semua point dalam 11 klaster yang akan diulas dalam UU Cipta Lapangan Kerja, terhitung yang sejauh ini diperdebatkan, yakni klaster Ketenagakerjaan.

Seputur Pesangon Dan Asuransi Dalam Omnibus Law

“Jadi ini kami rencanakan supaya ini dapat usai diakhir Minggu ini,” tutur Airlangga di kantornya, Rabu (14/1/2020). Ia juga memperjelas UU Omnibus Law cipta lapangan kerja tidak meniadakan keharusan perusahaan dalam memberi pesangon pada pegawainya. Karena, salah satunya hal sebagai pembicaraan dalam RUU Cipta Lapangan Kerja ialah pesangon yang di hilangkan.

Malah, Airlangga katakan dalam UU sapu jagat itu pemerintah memberikan tambahan faedah atau asuransi (unemployment keuntungan) dari BP Jamsostek. “Ini ialah agunan baru dari BPJS Ketenagakerjaan serta ini bukanlah gantikan PHK pesangon, formulasi pesangon masih ada. Jadi ini on top dibanding PHK pesangon,” kata Airlangga.

Airlangga menjelaskan bentuk faedahnya ialah berbentuk uang kontan sepanjang enam bulan beruntun. Awalnya Airlangga sempat menerangkan pola unemployment keuntungan masuk dalam penambahan keuntungan dari BPJamsostek.

“Saat ini BPJS (BPJamsostek) tidak memiliki yang namanya unemployment keuntungan. Jadi orang cuma ada agunan hari tua, atau agunan wafat. Saat ini kita imbuhkan agunan kehilangan pekerjaan,” kata Airlangga. Tidak hanya faedah pemberian stimulan, pekerja yang terserang PHK dapat juga ikuti training yang disiapkan hingga mendapatkan pekerjaan baru.

“Sebab orang itu telah mengiur kan, peserta pungutan. Jadi demikian ia mengiur, ia automatis kelak bisa Agunan Hari Tua, Agunan Wafat, ada pula asuransi pada kehilangan pekerjaan,” papar ia. Airlangga menyebutkan, unemployment keuntungan lewat BPJamsostek, tidak meningkatkan pungutan di instansi pengelola dana pekerja itu. “Tidak ada. Jadi ini tidak ada penambahan premi dari BPJamsostek,” ucapnya.

Leave a Reply