| by admin | No comments

Korban Gempa Maluku Mendapatkan Dana Bantuan Dari Bu Risma

Berita Terbaru – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengirim beberapa pertolongan pada korban gempa bumi di daerah Maluku serta sekelilingnya pada September 2019 yang lalu. Tidak hanya sembako serta keperluan penting yang lain, Pemkot Surabaya membangunkan gedung sekolah untuk masyarakat Maluku. Gedung Sekolah Fundamen Negeri 2 Liang Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, itu diserahterimakan pada Komune Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) yang berada di Kota Surabaya, Kamis (13/2/2020).

Korban Gempa Maluku Mendapatkan Dana Bantuan Dari Bu Risma

Di kesempatan itu, Risma sebagai wakil warga Surabaya yang berperan serta dalam pekerjaan Surabaya Perduli, menyerahkan bangunan sekolah pada komune KPPM. Setelah itu, komune itu yang akan menyerahkan bangunan sekolah itu pada pemda ditempat.

“Kelak beberapa dinas akan turut serta kelak ada juga beberapa anak Surabaya yang turut menyerahkan disana,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, pada mass media. Menurut Risma, ini penting dikerjakan oleh beberapa anak Surabaya untuk mengajari serta merajut bersilahturahmi di antara beberapa anak Surabaya dengan semua anak di Indonesia. Pertolongan gedung sekolah itu, kata Risma, pernah dikerjakan oleh beberapa anak Surabaya saat menyerahkan pertolongan gedung sekolah pada korban musibah di Lombok.

“Waktu itu, kira-kira 30 anak yang saya bawa serta ke Lombok. Mereka bisa menjadi saudara se-Tanah Air ini. Kesinambungan persaudaraan itu yang tetap harus kami menjaga serta kami sampaikan,” sebut Risma. Di kesempatan itu, Risma menjelaskan jika pertolongan gedung sekolah itu hasil bantuan dari masyarakat Kota Surabaya, terhitung beberapa anak Surabaya serta orang asli Maluku yang sekarang tinggal di Surabaya. Oleh karenanya, gedung sekolah itu diberikan pada KPPM untuk setelah itu diberikan pada pemerintah ditempat.

“Jadi, bantuan rekan-rekan waktu lalu, ini kami buat sekolah SD disana,” kata Risma. Gedung SDN 2 Liang Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, itu habiskan dana sejumlah Rp 811.318.609. Bangunan itu terbagi dalam lima ruangan kelas serta satu ruang guru sekolah. Dengan normalitas, bangunan sekolah itu diberikan pada Penasehat KPPM Erick Reginal Tahalele yang sebagai wakil komune itu. “Rencananya minggu kedepan akan kami berikan pada pemerintahan ditempat,” kata Erick.

Leave a Reply